Kotbah Persekutuan PKB GPIB – 24 Pebruari 2012
(Hosea 4 : 1 - 10) ALLAH MENDAKWA UMATNYA
“Tuhan Marah kalau HukumNya dilanggar”
Anda tahu tentang Hukum Gravitasi?. Misalnya seseorang ada dilantai 2 sebuah gedung lalu loncat kebawah. Apa yang terjadi?. Dalam hukum gravitasi semua benda ditarik ke bumi. Seseorang yang loncat dari lantai 2 akan jatuh kebawah lalu mati.
Tuhanpun memiliki Hukum, kalau dilanggar ada konsekuensinya.
Dalam Hosea 4:1-10, Tuhan Marah kepada Israel karena mereka sudah melakukan kejahatan, dalam artian sebenarnya mereka telah melanggar Hukum-Hukum Tuhan. Lewat nabi Hosea Tuhan memberi peringatan dan mendakwa orang Israel.
Hal lain pada perikop sebelumnya pada kitab Hosea ini, Tuhan menyuruh Hosea mengawini seorang perempuan sundal bernama Gomer. Hosea 1:2 Nabi Hosea taat dan melakukan seperti yang Tuhan perintahkan.
Hosea melambangkan ketaatan, sedangkan Gomer melambangkan umat yang tidak setia.
Untuk setia kepada Tuhan, memang tidak mudah. Seorang yang diurapi Tuhan saja, Daud tetap bisa jatuh kedalam dosa perzinahan dengan Betseyba (isteri Uria). Raja Saul seorang yang diurapi Tuhan juga jatuh kedalam dosa ketidak-setiaan kepada Tuhan. Dia tidak melakukan apa yang diperintahkan Tuhan. Bedanya Daud menyadari kesalahan dan minta ampun kepada Tuhan sehingga ia diampuni. Meski demikian dosa tetap dosa yang konsekuensinya mendapat hukuman sehingga anak Daud harus mati, sedangkan Saul tidak mau mengakui kesalahannya dihadapan Tuhan. Lalu ia dihukum.
Tuhan memang Maha Pengampun dan besar kasih setiaNya, tetapi HukumNya adalah sesuatu yang saklak dan tidak bisa diabaikan.
Apa relevansi tentang cerita nabi Hosea ini di zaman Kasih Karunia saat sekarang ini?
Tetap sama “Tuhan Marah kalau HukumNya dilanggar”. Sayang sekali banyak orang Kristen yang kurang menyadari Hukum Tuhan ini. Sehingga tidak ayal lagi mereka dihukum. Salah satu tanda adalah hilangnya damai sejahtera.
Inilah Hukum Tuhan dan ini masih tetap berlaku hingga di zaman Kasih Karunia saat ini.
Mari kita baca Lukas 18:20
Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan berzinah, jangan membunuh, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, hormatilah ayahmu dan ibumu."
Apa pengertian Anda tentang berzinah dan membunuh. Ini penjelasan Alkitab:
- Jangan Berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Matius 5:28
- Jangan Membunuh. Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
1 Yohanes 3:15
“Pahamilah Hukum Tuhan dan lakukanlah, agar Hukuman tidak jatuh atasmu dan engkau diberkati Tuhan.” Amin.
Murdan Sianturi, Ketua PKB Pelayanan Sektor III, GPIB Immanuel Bekasi


Friday, February 24, 2012
Murdan Sianturi

























